Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

kendari 10/10/2023

​Pada akhirnya kita akan menjadi sepasang ganjil yang tak bisa tergenapkan. Aku akan memilih pergi demi bahagiamu, lalu kau telah memilih seseorang untuk hidupmu. Walau tak bisa bersama, biarlah merindukanmu menjadi satu-satunya kata kerja yang terus ku ulangi, dan bahagiamu menjadi roda yang akan selalu kuputar didoaku tanpa henti.

kendari 8/10/2023

Malam ini, diruang kecil nan pengap Kau datang kemimpiku untuk kesekian kalinya. Suaramu begitu jelas mengalun ditelinga kala kau memanggil namaku. Suaramu terus terngiang bahkan disaat aku terbangun. inikah rasanya mimpi indah? terbesit bahagia dihati, akhirnya rinduku terobati.  haha rinduku memang terobati, tapi sialnya kau semakin berkuasa dihati. 

kendari 8/10/2023

Akankah takdir akan berpihak pada kita? Akankah takdir akan membiarkan kita menghabiskan waktu bersama dihidup yang satu kali ini? Angin berhembus menghampiri tapi jawaban masih menjadi misteri. Waktu terus berjalan, tapi jawaban masih saja tak kutemukan.                                                              Amanda Milansari

kendari 8/10/2023

Disinilah aku, duduk ditengah ramai dan riuhnya orang asing. akankah ada keajaiban aku menemukanmu ditengah keramaian ini. aku terus berkhayal melihatmu duduk ditengah ramai dan riuhnya orang asing ini.  kau memandangku, dan waktu berhenti berputar membiarkan kita saling memandang, menumpahkan rasa rindu yang sudah lama memberontak. aku terus mencari sosokmu ditengah ramai dan riuhnya orang asing ini meskipun aku tau kau tak ada disini. sebegitu dalamnyakah rasa ini untukmu sehingga sosokmu selalu menghantui bahkan disaat lautan menjadi batas antara kita. Amanda Milansari.

kendari 28/09/2023

​Selepas jejakmu tersapu angin, dan pelukanmu telah menetap pada tubuh lain, aku masih senang memikirkanmu. Ingatanku kerap memberikanmu keberadaan. Aku selalu saja menemukannu pada tempat-tempat yang sering kau kunjungi, atau pada jenis kendaraan yang selalu kau tumpangi, juga aroma-aroma yang mencerminkan dirimu. Selepas ragamu hilang, aku masih senang membayangkan senyummu di langit-langit kamarku. Sementara kepalaku sibuk menggambarkan wujudmu, dadaku terasa perih yang tak pernah kau ketahui.  itulah yang disebut rindu, mungkin.