kendari 28/09/2023

​Selepas jejakmu tersapu angin, dan pelukanmu telah menetap pada tubuh lain, aku masih senang memikirkanmu. Ingatanku kerap memberikanmu keberadaan.

Aku selalu saja menemukannu pada tempat-tempat yang sering kau kunjungi, atau pada jenis kendaraan yang selalu kau tumpangi, juga aroma-aroma yang mencerminkan dirimu.

Selepas ragamu hilang, aku masih senang membayangkan senyummu di langit-langit kamarku. Sementara kepalaku sibuk menggambarkan wujudmu, dadaku terasa perih yang tak pernah kau ketahui. 

itulah yang disebut rindu, mungkin.

Postingan populer dari blog ini

Tolong, siapapun tolonggg

Jeritan Hati Seorang Anak Perempuan

merayakan mati rasa