kendari 17/09/2023
Tiba-tiba saja suaramu terdengar di lagu itu.
Tiba-tiba saja bayanganmu hadir di jalanan kota itu.
Tiba-tiba saja hujan membawa aromamu padaku.
Tiba-tiba saja aku merasakan kehadiranmu melalui malam itu.
Bagaimana aku bisa lupa?
Apabila setiap sajak kutuliskan untukmu
Apabila setiap kanvas masih kutemukan dirimu.
Apabila setiap rasa masih serupa dirimu.
Perasaan ini terkutuk
Membelengguku dalam-dalam
Hingga terhantui kata terlambat
Sebab kamu sudah sirna selayaknya fajar.