01/08/2023 kendari
Kala kembali kujamah ingatan pahit itu di dalam kepala. Sungguh, menyakitkan sekali. Rasa itu menjalar sampai dada.
Aku disiksa, dengan beribu-ribu kecewa, terluka dan hati naif yang berkata bahwa aku baik-baik saja.
Semakin lama aku tumbuh ditemani ragam ingatan pahit yang kupendam diam-diam. Kepala ini semakin runyam.
Aku memang tak ahli berpikir baik kala badai melanda. Tapi Tuhan, ketika aku selalu merapal doa, izinkan aku untuk tetap kuat di setiap apapun situasinya.
Bantu aku mempertahankan nyawa ini, dan bantu aku mewujudkan kebahagiaan. yang kudamba-dambakan.